Tampilkan postingan dengan label di_sidang al-jumuah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label di_sidang al-jumuah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Juli 2016

*Alkahfie

Beberapa orang dengan hidayah Allah bermaksud mempertahankan iman dari pengusaha yang berusaha merusak itikad mereka. usaha yang beberapa orang ini tunjukkan dengan berlari menjauh hingga bersembunyi digua tentunya tempat yang lebih sunyi lebih tenang. namun sampailah pasukan utusan pengusaha tersebut hampir masuk menerobos ke mulut goa. izin Allah seolah tak diizinkan dengan beberapa sebab mencegah masuknya para pasukan . selama tak kurang 300 dan 9 tahun mereka berada didalam gua tanpa cahaya tanpa suara. Allah tentu pelindung mereka serupa halnya dengan nabi yang berada didalam goa nemun seolah tak berada disana bagi pasukan yang mengejarnya.

bila untuk kemaslahatan pasti allah jadikan segalanya mungkin. tujuan maslahah adalah menuju keridoaan Allah. hanya perlu bersabar,tahan dan jangan keluar dari pengendalian diri tawakkal biarkan allah yang putuskan.
akan tiba saatnya tetap yakini apa yang harusnya diyakini berpedoman Al-quran, hadits dan qaul ibarah para imam ulama. ini bukan perkara semata dunia. berhati-hati dan teliti perbaiki diri berbenah sendiri mulai dari yang kecil,mudah dan murah mulai dari yang terdekat.

* Kembali

Momentum syawal untuk kembali mengulang amaliah ramadan. Jaga-jaga shalat terlebih shalat wusto bil jamaah, qiroatul quran bi tadabbur, tahan diri dari makan yang haram,tahan diri dari pandangan,dengaran,ucapan dan prasangkaan buruk yang dilarang agama.
 

Nabi berpesan: “sadari gunakan sisa umur, sisa muda, masa berada dan sisa ilmu untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah. Tidak pergunakan untuk ma’siah kepadaNya. Sang khatib berpesan untuk kembali, kembali dan kembali. Pun pernah seorang kepala berkata: mae tula bay mae

Haruskah membuat atau menunggu diri siap dulu baru kembali????????????????
Dengan berpuasa pada bulan Ramadan itulah upaya mulai mempersiapkan diri untuk kembali kepadaNya. Dan Ramadan datangnya sekali dalam setahun dan tak ada yang menjamin momentum persiapan diri itu akan mendapati kita pada tahun-tahun berikut. 
لاحول ولاقوة إلا باالله